Spread the love

INFOLAKI.COM, BANDUNG BARAT, – Kontingen Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam debut perdananya pada ajang Open Turnamen dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Equestrian 2026 yang berlangsung di Yonkavkud 1/Sembrani, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga : Hadiri Kejurnas Equestrian 2026, Burhanudin Abdullah Optimistis Olahraga Berkuda Kalbar Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

Tak sekadar hadir sebagai peserta, atlet berkuda Kalimantan Barat langsung menunjukkan kemampuan bersaing di tingkat nasional dengan berhasil meraih posisi juara kedua dan ketiga pada sejumlah kelas pertandingan Dressage (tunggang serasi).

Pada kelas CD-2 Dressage Preliminary Kejurnas Team Rider dan CD-2A Dressage Preliminary Individual, dua atlet Kalimantan Barat, Muhammad Hamdan Rifai yang berpasangan dengan kuda Zwat serta M. Syahmi Arfan bersama kudanya Savero, berhasil mengantarkan Kalbar meraih posisi kedua, tepat di bawah kontingen Jawa Timur.

Prestasi tersebut semakin lengkap setelah M. Syahmi Arfan kembali menunjukkan performa terbaiknya pada kelas CD-3A Dressage Elementary Kejurnas Team dengan berhasil menduduki peringkat ketiga.

Capaian ini menjadi catatan penting bagi perkembangan olahraga berkuda Kalimantan Barat, mengingat keikutsertaan tersebut merupakan debut pertama kontingen Kalbar dalam ajang Open Turnamen dan Kejurnas Equestrian.

Burhanudin Abdullah: Bukti Atlet Kalbar Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Kubu Raya, Burhanudin Abdullah, mengaku bahagia sekaligus bangga ketika dewan juri mengumumkan hasil pertandingan yang menempatkan atlet Kalimantan Barat pada posisi juara kedua dan ketiga.

Menurut Burhanudin, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi, melainkan momentum penting untuk membangkitkan semangat pembinaan dan pengembangan olahraga berkuda, khususnya di Kabupaten Kubu Raya dan Kalimantan Barat secara umum.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Atlet Kubu Raya mampu bersaing dengan daerah lain dan membawa pulang prestasi. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan kualitas atlet berkuda di Kalimantan Barat,” ujar Burhanudin.

Ia menilai keberhasilan para atlet pada penampilan perdana di tingkat nasional menjadi bukti bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam cabang olahraga berkuda.

Terlebih, persaingan dalam kejuaraan nasional menuntut kesiapan fisik, mental, teknik, serta kemampuan membangun keselarasan antara atlet dan kuda saat menjalani setiap rangkaian pertandingan.

Bukan Sekadar Berpartisipasi, Kalbar Siap Bangun Tradisi Prestasi

Burhanudin berharap hasil positif dalam Kejurnas Equestrian 2026 menjadi pijakan awal bagi Pordasi Kabupaten Kubu Raya untuk memperkuat program pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, prestasi yang telah diraih harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas latihan, memperluas pengalaman bertanding, serta mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Keberhasilan Muhammad Hamdan Rifai dan M. Syahmi Arfan sekaligus memberikan optimisme baru bahwa atlet-atlet daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tampil kompetitif dan meraih prestasi di panggung olahraga nasional.

Debut manis Kalimantan Barat di Bandung Barat ini diharapkan menjadi awal lahirnya prestasi-prestasi berikutnya, sekaligus membuka jalan bagi regenerasi atlet berkuda yang mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional hingga internasional.

Bagi Pordasi Kubu Raya, hasil Kejurnas Equestrian 2026 menjadi pesan penting bahwa Kalimantan Barat hadir bukan sekadar untuk meramaikan kompetisi, tetapi juga siap bersaing dan membangun tradisi juara. (RED)