Spread the love

JAKARTA, INFOLAKI.COM – Potensi ekonomi Indonesia yang melimpah membutuhkan akses informasi, jejaring usaha, dan kolaborasi internasional yang semakin terbuka. Berangkat dari pemikiran tersebut, Burhanuddin Abdullah menginisiasi pembentukan Ruang Informasi Ekonomi Antarbangsa, sebuah gagasan strategis yang diharapkan mampu mempertemukan kepentingan pengusaha, investor, dan masyarakat melalui komunikasi ekonomi lintas negara.

Baca Juga : Dari Kuching, Burhanudin Abdullah Buka Peluang Investasi Indonesia di Hadapan Pengusaha Regional*

Gagasan tersebut disampaikan Burhanuddin saat menerima kunjungan silaturahmi sejumlah rekan media di kediamannya, Minggu (11/10/2026).

Dalam suasana santai dan penuh keakraban bersama keluarga, tokoh yang mengemban sejumlah kepemimpinan organisasi itu berbicara mengenai pentingnya membangun hubungan ekonomi internasional yang tidak semata-mata bertumpu pada kepentingan bisnis, tetapi juga dilandasi kepercayaan dan semangat kekeluargaan.

Menurut Burhanuddin, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam, potensi industri, serta sumber daya manusia yang sangat besar. Namun, seluruh potensi tersebut memerlukan jembatan informasi yang mampu menghubungkan pemilik peluang usaha dengan pihak-pihak yang memiliki kapasitas untuk mengembangkannya.

“Sinergi ini bukan sekadar mengenai bisnis dan ekonomi, tetapi juga membangun ikatan informasi dan rasa kekeluargaan antarbangsa demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan,” ujar Burhanuddin.

Membuka Akses Informasi, Memperluas Peluang Usaha

Burhanuddin menjelaskan, Ruang Informasi Ekonomi Antarbangsa dirancang sebagai wadah komunikasi yang terbuka dan inklusif. Melalui forum tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan informasi mengenai berbagai potensi ekonomi di daerah, sementara pengusaha memperoleh akses untuk menjajaki peluang kerja sama yang sesuai dengan bidang usahanya.

Baca Juga : Dugaan Penghinaan Wartawan Berujung Laporan Polisi, Akankah Bupati Bekasi Bertindak Tegas?

Dengan demikian, hubungan antara masyarakat dan pelaku usaha tidak lagi terbatas pada transaksi ekonomi, tetapi berkembang menjadi kemitraan yang saling mendukung.

Ia berpandangan, keterbukaan informasi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan bisnis. Terlebih, di tengah persaingan ekonomi global, kemampuan membangun konektivitas dan memperluas jaringan kerja sama menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Dari Pertambangan hingga Transportasi Laut

Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin turut memaparkan sejumlah sektor strategis Indonesia yang dinilai memiliki prospek untuk diperkenalkan melalui jejaring ekonomi antarbangsa.

Sektor pertambangan menjadi salah satu perhatian, meliputi potensi komoditas emas, bauksit, nikel, pasir, silikon, hingga batu bara.

Selain itu, sektor perikanan dan pertanian dipandang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang kemitraan usaha yang berkelanjutan.

Peluang lainnya mencakup pengembangan pariwisata, perdagangan, energi, perkebunan, serta sektor logistik dan transportasi laut, termasuk penyediaan jasa penyewaan kapal tongkang dan tugboat atau kapal tunda.

Tidak hanya berorientasi pada komoditas dan investasi, gagasan ini juga memberikan perhatian terhadap potensi sumber daya manusia Indonesia, khususnya tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kesiapan untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Seluruh peluang tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui pertukaran informasi yang kredibel, kemitraan profesional, serta tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Silaturahmi sebagai Fondasi Kerja Sama Antarbangsa

Lebih jauh, Burhanuddin menekankan bahwa membangun hubungan ekonomi tidak cukup hanya dengan mempertemukan pemilik modal dan pemilik usaha. Diperlukan komunikasi yang berkesinambungan agar setiap pihak memahami kebutuhan, potensi, serta manfaat dari kerja sama yang hendak dijalankan.

Melalui Ruang Informasi Ekonomi Antarbangsa, ia berharap terbangun jaringan komunikasi yang mampu menjangkau berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, pelaku UMKM, pengusaha nasional, hingga mitra usaha internasional.

Inisiatif ini sekaligus membawa pesan bahwa hubungan kekeluargaan dan silaturahmi dapat menjadi pintu masuk bagi terciptanya kerja sama ekonomi yang lebih luas.

Di tengah besarnya potensi Indonesia dalam percaturan ekonomi dunia, kehadiran ruang komunikasi semacam ini diharapkan dapat mempertemukan peluang dengan kebutuhan, membuka akses kemitraan baru, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi.

Sebab, kekuatan ekonomi suatu bangsa bukan hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuannya membangun kepercayaan, memperluas jejaring, dan mengubah informasi menjadi peluang nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

—

**Informasi dan komunikasi:**

Ruang Informasi Ekonomi Antarbangsa
Email: [ruanginformasi89@yahoo.com]

*Sumber: Press Release*
**INFOLAKI.COM — Berkata Benar, Tegas dan Berani.**