Spread the love


INFOLAKI- BANGKA BELITUNG 09 September 2024, Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPD LAKI) Provinsi Bangka Belitung, menemukan adanya Kegiatan peroyek pembuatan jalan di Desa Lilangan Air Nayu Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur tahun Anggaran 2024 Di tahap kegiatan Pekerjaan peroyek yang sedang dalam pelaksanaan ini Terlihat kurang maksimal seperti di temukan banyak, konstruksi talud yang di Bangunan di pinggir jalan yang Retak Rambut dan adanya Agrigad bahu jalan yang terbuat dari bahan semen ini pecah serta di temukan tidak sama nya ukuran lebar agrigad di sepanjang jalan.

kita tau peroyek ini memang masih dalam tahap pekerjaan namun hasil monitoring dan pantauan di lapangan sepertinya peroyek ini di kerjakan kurang mkasimal ada konstruksi talud jalan yang retak rambut ada agrigad jalan yang pecah pecah bahkan yang jadi pertanyaan saya kenapa, ukuran agrigad bahu jalan tidak sama lebar nya, kami temukan ada agrigad yang lebarnya sampai satu meter enam puluh senti, ada yang lebar nya satu meter, bahkan di sisi, kiri kanan bahu jalan ada yang lebarnya cuma lima puluh Senti , kami juga menemukan keretakan dan kurang padatnya semen dan batu di dekat jembatan saluran air, sehingga terjadi keretakan dan perenggaan yang sangat mencolok, kami berharap peroyek ini di kerjakan dengan baik dan benar dan di upayakan semaksimal mungkin ,kan azaz manfatnya setiap pekerjaan peroyek yang bersumber dari Anggaran Negara itu ,untuk kepentingan masyarakat umum.

ini kan peroyek yang di kerjakan dari sumber Dana Aaulokasi kusus DAK , penugasan kabupaten Belitung Timur ,saya Melihat agaran sebesar lima miliyar ,seratus dua belas juta , lima puluh satu ribuh rupiah , ini bukan dana yang sedikit dari sumber ke uangan Negara jadi wajar kita selaku Laskar Anti korupsi Indonesia ( LAKI ) DPD Bangka Belitung, melakukan sedikit koreksi dan evaluasi supaya kedepannya setiap peroyek yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah atau pun dari APBN peroyeknya dapat di kerjakan dengan benar supaya di jamin kualitas peroyek yang terbaik , bukan hasil kerja peroyek yang asal di kerjakan.

Kepala Dinas PUPR kabupaten Belitung Timur, ketika di konfirmasi oleh pihak media via telpon mengatakan pelaksanaan kegiatan Peroyek tersebut dalam pengawasan, Kejaksaan dan adapun di temukan ukuran yang tidak sama pada pembuatan Agrigad dan bahu jalan yang di bangun dengan bahan semen tersebut lebarnya di sesuaikan dengana ruas dan lebar jalan jelas Idwan Fikrih kepala Dinas PUPR kabupaten Belitung Timur. (dar-red)