INFOLAKI. COM, MERAK, BANTEN — Momentum perayaan Idulfitri dimanfaatkan sebagai ajang mempererat sinergi antara aparat kepolisian dan insan pers. Hal tersebut tercermin dalam pertemuan hangat antara personel Polda Banten, Ipda Ferry, dengan tiga awak media online di Pos Polisi (Pospol) kawasan Pelabuhan Merak, Minggu (22/3)
Pertemuan yang berlangsung di pos pengamanan arus mudik dan balik, tepatnya di sekitar gapura dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Ipda Ferry, yang hadir didampingi dua rekannya, menyambut hangat kedatangan para jurnalis, Axnes, Adel dan Ranto, yang bersilaturahmi di tengah pelaksanaan tugas masing-masing.
Dalam suasana Idulfitri
Dalam suasana Idulfitri yang identik dengan saling memaafkan dan mempererat hubungan, interaksi tersebut menjadi simbol kuatnya kemitraan antara kepolisian dan media. Kehadiran awak media di lokasi pengamanan juga menunjukkan dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian dalam menjaga kelancaran arus mudik serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sinergi antara Polri dan Media
Sinergi antara Polri dan media dinilai memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi publik yang efektif. Kolaborasi ini memungkinkan penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan berimbang kepada masyarakat, khususnya terkait imbauan kamtibmas selama periode mudik Lebaran.
Selain itu, kemitraan yang terjalin turut mendorong terciptanya citra Polri yang humanis dan transparan di mata publik. Melalui pemberitaan yang konstruktif, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan pelayanan publik.
Sejumlah dampak positif dari sinergi ini antara lain percepatan distribusi informasi, peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, serta penguatan koordinasi dalam merespons berbagai isu aktual di lapangan.
Secara umum, hubungan antara Polri dan media memang terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan, supremasi hukum, serta mendukung kehidupan demokrasi yang sehat. Interaksi seperti yang terjadi di Pos Pengamanan Merak ini menjadi contoh nyata kolaborasi yang konstruktif antara aparat dan insan pers di tingkat lapangan.
Meski belum terdokumentasi secara luas dalam pemberitaan nasional, momen kebersamaan tersebut mencerminkan praktik baik yang kerap terjadi dalam dinamika kerja antara kepolisian dan media, khususnya dalam situasi-situasi strategis seperti pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. (red)







