INFO LAKI, Bekasi – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Burhanudin Abdullah mengingatkan dan menekankan kepada Pengurus LAKI Kota Bekasi yang terpilih untuk tidak main-main dan segan untuk melakukan pengawasan pembangunan baik melalui APBN maupun APBD.
“Berantas korupsi merupakan bagian dari Ibadah, karena akibat perbuatan Korupsi rakyat menjadi Miskin dan sengsara, ketidakadilan dan bahkan terjadi kriminalitas akibat dari perbuatan korupsi. Tidak ada pilihan lain kecuali Korupsi harus kita lawan,” tutur Burhan panggilan akrabnya.
LAKI sudah berdiri selama 17 tahun, sejak berdirinya pada tahun 2007 di Kalimantan Barat. Saat ini sudah memiliki jaringan seluruh Indonesia.
Tentu tidak kita ragukan dalam pengawasan. Sudah memiliki jam terbang cukup lama, oleh karena itu LAKI Kota Bekasi perlu perkuat pengawasan agar tidak terjadi Korupsi pada era era sebelumnya.
Kota Bekasi merupakan kota yang akan terus berkembang pesat. Bila pembangunan berjalan tidak diiringi dengan pengawasan maka tidak mustahil pembangunan akan berjalan stagnan (jalan ditempat).
LAKi mengajak kepada masyarakat, Pemerintah dan Penegak Hukum untuk bersatu dan memiliki Komitmen untuk berjuang melawan Korupsi demi mewujudkan Visi Misi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Dewan Pimpinan cabang (DPC) LAKI Kota Bekasi, Dodi Sudarma, mengatakan,” siap melaksanakan amanah organisasi.
“Serta akan terus melakukan koordinasi dalam rangka mendukung program pemerintah mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik good and Clean Gavermance,” tegas Dodi.







