Spread the love

INFOLAKI.COM, KALBAR – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kalimantan Bar. Terkait berita viral yang beredar banyaknya korban keracunan makanan bergizi di Kalimantan Barat khusus di Kabupaten Ketapang sebanyak ratusan orang masih sedang dirawat di Puskesmas Marau.

Burhanudin Abdullah, S.H., ditemui dikantornya, mengatakan “bahwa Kepala Makan Bergizi Gratis (MBG) Kalbar sudah tidak layak dan perlu sudah diganti dengan yang memiliki keahlian dan kemampuan untuk memimpin”.

Program Makan bergizi ini bukan program yang bisa dianggap ringan dan mudah. Memang butuh orang pilihan yang tepat dan memiliki integritas.

Baca Juga : Gelar Seminar Hukum, LAKI Tekankan Transparansi Pelayanan Publik Jadi Benteng Utama Cegah Korupsi

Sudah berapa banyak yang menjadi korban makan bergizi ini. Kok Kepala MBG Kalbar tidak mampu mengatasi dan mengawasi.

Lihat kejadian baru baru ini yang menurut berita hampir 340 siswa korban keracunan. Ini bagaimana tanggung jawab Pimpinan MBG Kalbar.



Apa ini ingin diteruskan sehingga akan bertambah korban. Kalau merasa tidak mampu jangan paksakan. Lebih baik mundur saja.

LAKI sedang melakukan investigasi ke daerah, terkait pemenuhan syarat sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ). Ini program Prabowo Subianto Presiden RI yang perlu kita dukung agar tidak timbul persoalan.

Tutur Burhan yang juga Koord Nasional Media Centre Indonesia atau MCI
LAKI mengajak media untuk lakukan pengawasan program ini agar bisa berjalan sesuai harapan kita semua. (daroel/red).