INFOLAKI, Polewali Mandar – Lagi – lagi muncul dugaan adanya kelompok tani fiktif di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Informasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa data kelompok tani yang tidak jelas keberadaannya bisa disalahgunakan untuk memperoleh bantuan pemerintah.
Terkait hal itu DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia Polewali Mandar menilai bahwa jika keberadaan kelompok tani fiktif dibiarkan, maka berpotensi penyalahgunaan anggaran dan praktik korupsi dalam penyaluran bantuan pertanian akan semakin besar.
Jangan sampai kelompok tani yang tidak benar-benar ada dimanfaatkan hanya untuk mendapatkan bantuan, sementara petani yang nyata-nyata membutuhkan justru terabaikan,” tegas Burhanuddin 19/8/25
Menurutnya, pemerintah daerah maupun dinas terkait harus melakukan verifikasi ketat terhadap daftar kelompok tani penerima bantuan, agar bantuan bisa tepat sasaran dan tidak dijadikan lahan korupsi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Indonesia Polman juga mendorong aparat penegak hukum untuk turun melakukan pengawasan dan penyelidikan apabila ditemukan indikasi kuat adanya kelompok tani fiktif yang dipakai sebagai kedok untuk meraup keuntungan pribadi.
Sementara itu kepala dinas pertanian dan pangan kabupaten Polewali mandar belum bisa memberikan tanggapan terkait hal tersebut dikarenakan ( kadis berada di luar kota)
Timred.







