Spread the love
Kapolsek Babelan Kompol Wito, S.H., M.H., klarifikasi terkait motor tangkapan

INFOLAKI.COM, KABUPATEN BEKASI — Setelah viralnya pemberitaan terkait pengamanan remaja, senjata tajam, dan puluhan sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk tawuran pada Minggu (30/11/2025), Polsek Babelan akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Sebelumnya, publik mempertanyakan keberadaan motor-motor yang sempat terlihat diamankan di Mapolsek Babelan namun tidak lagi berada di lokasi. Puluhan wartawan yang berupaya meminta konfirmasi kepada Kanit Reskrim tidak berhasil bertemu sehingga mendorong Kapolsek Babelan, Kompol Wito, turun langsung memberikan penjelasan lengkap.

Kapolsek Babelan Kompol Wito menjelaskan bahwa kejadian berawal saat pihaknya menerima informasi lalu lintas dan laporan masyarakat mengenai adanya gerombolan remaja yang dicurigai akan melakukan aksi tawuran.

Baca Juga : LAKI Minta Komisi V DPR RI Anggarkan Perbaikan Plafon Bandara Supadio: Wajah Kalbar Harus Tampil Kelas Internasional

Polsek Babelan kemudian membagi tim patroli menjadi dua bagian:
– Tim Kanit Reskrim berpatroli di Kp. Pulo Timaha, Desa Babelan Kota
– Kapolsek dan tim berpatroli di wilayah Pasar Babelan hingga perbatasan Bekasi Utara.

Di TKP 1, Kp. Pulo Timaha, Babelan Kota , di lokasi ini, tim Kanit Reskrim mengamankan:
5 remaja, 6 sepeda motor, yang ditinggalkan pemiliknya ketika melihat patroli datang.
“Belum terjadi tawuran. Mereka kabur karena melihat petugas datang,” jelas Kompol Wito.

Di TKP 2 , Gang Al Mabrur RT 001/005 sementara itu, Kapolsek dan tim menemukan:
11 sepeda motor yang ditinggal pemiliknya, 9 senjata tajam yang ditemukan dalam semak-semak dalam radius sekitar 200 meter.

Total pengamanan dari dua TKP tersebut adalah 17 sepeda motor, 9 sajam, dan 5 remaja.
Terkait motor-motor yang viral disebut “raib” dari Polsek, Kapolsek Babelan memberikan penjelasan tegas: “Motor kami data dan kami pulangkan kepada pemiliknya sesuai surat-surat lengkap.
Pengambilan dilakukan dengan administrasi yang jelas dan bukti kepemilikan.”

Kata Kompol Wito, dengan demikian, motor yang tidak lagi berada di Mapolsek bukan hilang, melainkan telah diambil kembali oleh pemilik resminya setelah diverifikasi.

Konfirmasi dan klarifikasi pemilik kendaraan di Polsek Babelan

Kapolsek juga menjelaskan bahwa sajam yang ditemukan tidak terkait dengan lima remaja yang diamankan, karena, lokasi penemuan berbeda, Tidak ada yang mengakui sebagai pemilik, Sajam ditemukan di area semak-semak sebagai hasil penyisiran.

“Anak-anak yang diamankan masih sekolah. Mereka mengaku hanya ingin melihat aksi tawuran,” ungkap Kapolsek.

Kelima remaja tersebut kini telah dipulangkan setelah mendapatkan pembinaan dan edukasi, disertai pendampingan orang tua masing-masing.

Menjelang libur, Kapolsek Babelan menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan aksi tawuran remaja.

Ia juga meminta kerja sama seluruh masyarakat: “Awasi anak-anak, pantau keberadaannya. Bila melihat hal mencurigakan, segera laporkan ke Mapolsek Babelan atau hubungi 110.” (dalih/red)